Jumat, 10 Mei 2013

Tips Merawat Mesin Mobil


1. Oli merupakan sesuatu yang vital bagi mesin Mobil.


Oli berperan mengurangi gesekan2 internal di dalam mesin.tanpa adanya oli,gesekan2 ini akan membuat komponen mesin2 tertentu cepat rusak atau aus.Dengan kata lain,keberadaan oli akan membuat mesin lebih awet.pada dasarnya sebuah Mobil memerlukan oli dengan kekentalan tertentu.akibat adanya pembakaran didalam mesin ketika Mobil akan dijalankan akan membuat tingkat kekentalan oli berubah,sehingga dalam waktu tertentu kekentalan oli berubah,sehingga dalam waktu tertentu kekentalan oli di dalam mesin tidak lagi sesuai dengan kondisi internal mesin.Oleh karna itu,penggantian oli mesin mobilharus dilakukan secara rutin berdasarkan jarak tempuh kendaraan.Agar kondisi mesin Mobil lebih awet,ada baiknya anda mengganti oli berdasarkan standard kilometer untuk penggantian oli berikutnya yang terdapat pada kartu servis.Apalagi jika mobil telah digunakan untuk menempuh jarak yang sangat jauh.

2.Perhatikan Ketinggian Oli Mobil Pribadi
Ketinggian oli juga perlu diperiksa secara rutin.hal ini karena ketika mesin dijalankan,panas yang terjadi pada mesin mungkin saja membuat jumlah oli di dalam mesin berkurang,sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

3.Periksa Keadaan Radiator Mobil Pribadi


Radiator pada mesin mobil berperan untuk menjaga suhu mesin tetap dingin,artinya radiator merupakan komponen yang berfungsi untuk menjaga mesin agar tidak cepat panas (over heating).Dengan rutin memeriksa radiator yang meliputi pemeriksaan kebocoran,pengurasan,dan penggantian air, maka performa radiator akan tetap terjaga,sehingga tugasnya sebagai pendingin mesin akan tetap terjaga.Idealnya penggantian atau pengurasan au=ir radiator dilakukan untuk setiap jarak tempuh sekitar 10.000  km.

4.Pastikan tangki bensin tidak berkarat
Susah memang untuk memastikan tangki bensin tidak berkarat.akan tetapi , untuk mencegah hal ini,sebaiknya anda selalu memperhatikan volume bensin.Tangki dengan bensin yang penuh akan mengurangi peoses perkaratan.Oleh karena itu,sebaiknya jangan biarkan tangki bensin dalam keadaan kosong atau (low) terlalu lama,karena bagian yang tidak terkena bensin akan berkarat.

5.Periksa timing belt


timing belt merupakan sabuk yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda2 gigi yang terhubung ke bagian internal mesin.Timing belt yang rusak ditandai dengan menimbulkan suara2 dengungm yang bising ketika mesin mulai dijalankan.kerusakan timing belt yang di biarkan berlarut akan  menyebabkan timing belt tersebut putus dan putusnya timing belt secara tiba2 akan membuat komponen2 tertentu pada mesin rusak.selain itu,suplay listrik pada akumulator bisa tidak maksimal.

6.Lakukan Tune Up secara rutin
Tune Up rutin di bengkel2 akan membuat mesin tetap awet,hal ini karena pada proses tune up keadaan komponen2 vital yang berhubugan dengan mesin seperti busi,filter bahan bakar dan oli akan terperiksa.

7.Sesekali Lakukan Penarikan Gas dengan Kuat
Penarikan gas yang kuat  ketika kendaraan melaju dapat membuat karak pada ruang pembakaran semakin berkurang,tetapi lakukan hal ini sesekali saja.Semoga tips ini dapat menjaga mesin anda lebih awet dan terawat.

Selasa, 07 Mei 2013

Mobil Termahal Di Dunia

$.Ferrari Enzo



Mobil pabrikan Italia ini dikenal dengan nama F60. Di balik kap mesin, terbenam mesin 12-silinder berkapasitas 6.0-liter. 

Ferrari menggunakan teknologi active aerodynamic pada Enzo. Mobil ini dibanderol U$1 juta atau sekitar Rp9 miliar. Ferrari Enzo memiliki kecepatan maksimum hingga 301 mph atau 484 km/jam.



$.Jaguar XJ220


Mobil dengan banderol US$650 ribu atau sekitar Rp5,9 miliar, memiliki panjang 486 cm dan lebar 200 cm. Dengan jarak sumbu roda 264 cm dan berat 1.372 kg.

Mobil ini dilengkapi dengan mesin V12 Twin Turbo, dan mampu menyemburkan tenaga 542 hp dan torsi puncak 475 lb-feet pada 4.500 rpm. XJ220 yang dapat menampung 4 penumpang memiliki kecepatan maksimum hingga 349 km/jam.


$ Pagani Zonda F


Zonda F dibekali mesin V12 berkapasitas 7,3-liter, yang mampu menyuplai tenaga sebesar 602 hp pada 6.150 rpm dan torsi 760 lb-feet pada 4.000 rpm. 

Mesin itu dikawinkan sistem transmisi 6 dan percepatan manual. Pagani Zonda F mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,6 detik, dengan kecepatan maksimum 344 km/jam.



$.Lamborghini Murcielago LP640


Mobil sport yang dikenal agresif ini memiliki mesin V12 dengan tenaga sebesar 631 hp, sehingga dari diam ke 100 km/jam dapat mencatat waktu 3,4 detik. 

Lamborghini Murcielago LP640 memiliki kecepatan maksimum 340 km/jam, dan dibanderol US$80.000 atau sekitar Rp723 juta.


$.Porsche 911 Carrera GTS


Mobil buatan Jerman ini dibekali mesin berkapasitas 3.8-liter, dan  mampu menyemburkan tenaga 408 hp. Porsche 911 Carrera GTS memiliki transmisi 6-percepatan manual yang berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 4,4 detik. 

Kecepatan maksimum mobil berpenggerak roda belakang ini mencapai 306 km/jam, dan dapat mengakomodasi empat penumpang dengan baik. Adapun harganya adalah US$103.100 atau Rp932 juta. (umi)

Sabtu, 04 Mei 2013

Kerja Mesin 4 tak


1. Intake
Disebut langkah intake karena langkah pertama adalah menghisap melalui piston dari karburator. Pasokan bahan bakar tidak cukup hanya dari semprotan karburator. Cara kerjanya adalah sbb. Piston pertama kali berada di posisi atas (atau disebut Titik Mati Atas). Lalu piston menghisap bahan bakar yang sudah disetting/dicampur antara bensin dan udara di karburator. Piston lalu mundur menghisap bahan bakar. Untuk membuka, diperlukan klep atau valve inlet yang akan membuka pada saat piston turun/menghisap ke arah bawah.

Gerakan valve atau inlet diatur oleh camshaft secara mekanis. Yakni, camshaft mengatur besaran bukaan klep dengan cara menekan tuas klep. Camshaft sendiri digerakan oleh rantai keteng yang disambungkan antara camshaft ke crankshaft. Untuk detilnya, lihat gambar berikut.



Perhatikan bahwa A adalah Intake Valve (klep masuk bahan bakar) dan klep ini ditekan (membuka) karena I (camshaft) menekan valve A. Dengan demikian, pada saat piston turun, maka A terbuka sekaligus bahan bakar ditarik masuk ke ruang bakar. A akan menutup sampai batas tertentu sebelum langkah kedua : kompresi. Rantai keteng tidak terlihat karena akan sulit digambarkan di atas, tetapi crankshaft (P) terhubung dengan camshaft (I). Beberapa mobil Eropa seperti Mercedez menggunakan rantai sebagai penghubung antara crankshaft dan camshaft, tetapi umumnya di mobil Jepang menggunakan belt yang kita kenal sebagai timing belt.

2. Kompresi
Langkah ini adalah lanjutan dari langkah di atas. Setelah piston mencapai titik terbawah di tahapan intake, lalu valve intake tertutup, dan dilakukan proses kompresi. Yakni, bahan bakar yang sudah ada di ruang bakar dimampatkan. Ruangan sudah tertutup rapat karena kedua valve (intake dan exhaust) tertutup. Proses ini terus berjalan sampai langkah berikut yakni meledaknya busi di langkah ke 3.



3. Combustion (Pembakaran)

Tahap berikut adalah busi pada titik tertentu akan meledak setelah PISTON BERGERAK MENCAPAI TITIK MATI ATAS DAN MUNDUR BEBERAPA DERAJAT. Jadi, busi tidak meledak pada saat piston di titik paling atas (disebut titik 0 derajat), tetapi piston mundur dulu, baru meledak. Hal ini karena untuk menghindari adanya energi yang terbuang sia-sia karena pada saat piston di titik mati atas, masih ada energi laten (yang tersimpan akibat dorongan proses kompresi). Jika pada titik 0 derajat busi meledak, bisa jadi piston mundur tetapi mengengkol crankshaft ke arah belakang (motor mundur ke belakang, bukan memutar roda ke depan).

Setelah proses pembakaran, maka piston memiliki energi untuk mendorong crankshaft yang nantinya akan dialirkan melalui gearbox dan sproket, rantai, dan terakhir ke roda.



4. Exhaust (Pembuangan)

Langkah terakhir ini dilakukan setelah pembakaran. Piston akibat pembakaran akan terdorong hingga ke titik yang paling bawah, atau disebut Titik Mati Bawah. Setelah itu, piston akan mendorong ke depan dan klep exhaust membuka sementara klep intake tertutup. Oleh karena itu, maka gas buang akan terdorong masuk ke lubang Exhaust Port (atau kita bilang lubang sambungan ke knalpot). Dengan demikian, maka kita bisa membuang semua sisa gas buang akibat pembakaran. Dan setelah bersih kembali, lalu kita akan masuk lagi mengulangi langkah ke 1 lagi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Templates | Affiliate Network Reviews